Belajar Aqidah

Resume Kajian: Kajian Aqidah Untuk Pemula (Bagian 4)

Kitab Ushul Ats-Tsalatsah karya Syaikh Muhammad At-Tamimi رحمه الله

بِسْــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْـــــم

 

  Resume Kajian
🔊 :  Ustadz Nuruddin M Fattah Al-Makky حفظه الله    
📍   :  Kajian Online
📆 :  Senin, 4 Ramadhan 1441 H/ 27 April 2020 M
📕Kitab Ushul Ats-Tsalatsah karya Syaikh Muhammad At-Tamimi رحمه الله
📜 : Kajian Aqidah Untuk Pemula
📝 : Bagian 4

📌 Landasan Pertama

Mengenal Allah subhanahu wa ta’ala

🔖 Siapa Tuhanmu

فإذا قيل لك: من ربك؟ فقل ربي الله الذي رباني وربى جميع العالمين بنعمه

Apabila ditanyakan kepadamu, “Siapa Tuhanmu?” Maka jawablah, “Tuhanku adalah Allah yang telah mengurusku (yang telah menciptakanku) dan mengurus semua yang ada di alam semesta ini dengan kenikmatan-kenikmatan-Nya.

Jadi yang memberikan segala hal yang dimiliki makhluk berupa kenikmatan itu datangnya dari Allah. Sebagaimana Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,

وَمَا بِكُ‍‍مْ مِّ‍‍‍‍نْ نِّ‍‍عْمَةٍ فَ‍‍مِنَ اللَّهِ 

“Dan apa saja nikmat yang ada pada kamu, maka dari Allah-lah (datangnya).” (QS. An-Nahl : 53)

Diantara arti Rabb adalah Al-Mun’im (yang memberikan kenikmatan) dan Al-Ma’bud (yang diibadahi)

وهو معبودي ليس لي معبود سواه

Rab, Allah adalah sesembahanku, aku tidak memiliki sesembahan selain Dia.

والدليل قوله تعالى: {الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ}.

Dalilnya adalah firman Allah subhanahu wa ta’ala: Segala puji milik Allah tuhan semesta alam.” (QS. Al-Fatihah [1] : 2)

Jadi segala pujian itu hanya berhak untuk Allah.

وكل ما سوى الله عالم، وأنا واحد من ذلك العالم.

Segala sesuatu selain Allah adalah alam, dan saya adalah salah satu diantara alam itu

Langit, bumi, dan seisinya adalah alam. Dikatakan pula, semua yang ada adalah alam. Ini menunjukkan bahwa alam itu ada yang menciptakannya dan mengaturnya.

🔖 Dengan apa kita bisa mengenal Allah

فإذا قيل لك: بم عرفت ربك؟ فقل: بآياته ومخلوقاته.

Apabila ditanyakan kepadamu, “Dengan apa engkau bisa mengenal Tuhanmu?” Maka Jawablah, “Dengan tanda-tanda (kekuasaan) dan ciptaan-cipataan-Nya.”

Huruf و di sini bukan menunjukkan perbedaan antara tanda-tanda dan ciptaan-ciptaan, karena keduanya merupakan alam.

ومن آياته الليل والنهار، والشمس والقمر، ومن مخلوقاته السموات السبع والأرضون السبع وما فيهن وما بينهما.

Di antara tanda-tanda (kekuasaan)-Nya adalah malam dan siang, dan matahari dan bulan. Di antara ciptan-ciptaan-Nya adalah langit yang tujuh dan bumi yang tujuh serta apa yang ada di antara keduanya.

والدليل قوله تعالى: {وَمِنْ آيَاتِهِ اللَّيْلُ وَالنَّهَارُ وَالشَّمْسُ وَالْقَمَرُ لا تَسْجُدُوا لِلشَّمْسِ وَلا لِلْقَمَرِ وَاسْجُدُوا لِلَّهِ الَّذِي خَلَقَهُنَّ إِنْ كُنْتُمْ إِيَّاهُ تَعْبُدُونَ}.

Dalilnya dalah firman Allah subhanahu wa ta’ala:

 

“Dan sebagian dari tanda-tanda (kekuasaan)-Nya ialah malam dan siang, matahari, dan bulan. Janganlah bersujud kepada matahari dan janganlah (pula) kepada bulan, tetapi bersujudlah kepada Allah Yang menciptakannya, jika kamu hanya kepada-Nya saja menyembah.” (QS. Al-Fussilat [41]: 37)

Ayat ini menunjukkan bahwa adanya tanda-tanda alam dan ciptaan-ciptaan-Nya atau seluruh alam (langit, bumi, beserta isinya) itu ada yang menciptakan dan mengatur, yaitu Allah subhanahu wa ta’ala.

وقوله تعالى: {إِنَّ رَبَّكُمُ اللَّهُ الَّذِي خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ فِي سِتَّةِ أَيَّامٍ ثُمَّ اسْتَوَى عَلَى الْعَرْشِ يُغْشِي اللَّيْلَ النَّهَارَ يَطْلُبُهُ حَثِيثاً وَالشَّمْسَ وَالْقَمَرَ وَالنُّجُومَ مُسَخَّرَاتٍ بِأَمْرِهِ أَلا لَهُ الْخَلْقُ وَالْأَمْرُ تَبَارَكَ اللَّهُ رَبُّ الْعَالَمِينَ} . والرب هو المعبود.

Dan juga firman Allah subhanahu wa ta’ala:

“Sesungguhnya Rabb-mu ialah Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, lalu Dia tinggi di atas ‘Arasy. Dia menutupkan malam kepada siang yang mengikutinya dengan cepat, dan (diciptakan-Nya pula) matahari, bulan dan bintang-bintang (masing-masing) tunduk kepada perintah-Nya. Ingatlah, menciptakan dan memerintah hanyalah hak Allah. Maha Suci Allah, Tuhan semesta alam.” (QS. Al-A’raf [7]: 54)

Jadi Allah-lah yang menciptakan dan mengatur alam ini dengan perintah-Nya, Maha Suci Allah Rabb semesta alam.

🔖 Kita (hamba) bisa mengenal Allah (Rabb) dengan dua cara.

1Pengenalan dengan akal (dalil aqli) yaitu banyak merenung/mentadabburi tanda-tanda alam.

Barangsiapa yang melihat dan mentadabburi ciptaan-ciptaan Allah, pasti dia mengetahui bahwasanya adanya alam semesta (langit, bumi, beserta isinya) pasti ada yang menciptakan yaitu Allah yang memiliki banyak nama dan sifat seperti yang Maha Bijaksana, Yang Maha Mengetahui, Yang Maha Kuasa, Yang Maha Agung, dll.

2. Pengenalan dengan wahyu (naqli), berupa ayat-ayat syariat. Wahyu yang dibawa oleh para utusan Allah, berupa kitab-kitab dan termasuk Al-Qur’an.

Di dalam wahyu tersebut tertulis nama-nama dan sifat-sifat Allah, jadi kita bisa mengenal Allah.

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman di dalam Al-Qur’an Surat Al-Hasyr [59] : 23-24

هُوَ اللَّهُ الَّذِي لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ الْمَلِكُ الْقُدُّوسُ السَّلَامُ الْمُؤْمِنُ الْمُهَيْمِنُ الْعَزِيزُ الْجَبَّارُ الْمُتَكَبِّرُ ۚ سُ‍‍بْ‍‍حَانَ اللَّهِ عَ‍‍مَّ‍‍ا يُشْرِكُونَ

“Dialah Allah Yang tiada Tuhan selain Dia, Raja, Yang Maha Suci, Yang Maha Sejahtera, Yang Mengaruniakan Keamanan, Yang Maha Memelihara, Yang Maha Perkasa, Yang Maha Kuasa, Yang Memiliki segala Keagungan, Maha Suci Allah dari apa yang mereka persekutukan.”

هُوَ اللَّهُ الْخَالِقُ الْبَارِئُ الْمُصَوِّرُ ۖ لَهُ الْأَسْمَاءُ الْحُسْنَىٰ ۚ يُسَبِّحُ لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۖ وَهُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ

“Dialah Allah Yang Menciptakan, Yang Mengadakan, Yang Membentuk Rupa, Yang Mempunyai Asmaaul Husna. Bertasbih kepada-Nya apa yang di langit dan bumi. Dan Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.”

____________

Semoga Allah memudahkan kita untuk memahami ilmu aqidah ini dan bisa kita realisasikan dalam kehidupan sehari-hari, dan semoga Allah terus menjaga semangat kita belajar ilmu aqidah ini aamiin

🌸 Muslimah Ibnul Qayyim 🌸

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button