Belajar Mensucikan Jiwa

JAGA LISAN

Jika kita perhatikan problem yang banyak terjadi di masyarakat baik antara individu atau antara golongan bahkan kadang antara negara penyebabnya adalah UCAPAN

Sejarah membuktikan terjadinya peperangan antara dua kabilah, atau hilangnya nyawa dengan sebab UCAPAN

Yang lebih dahsyat dari semua itu apa yang Rasulullah shallahu’alaihi wasallam sabdakan:

sesungguhnya seorang hamba betul-betul berbicara dengan SATU UCAPAN..dengan sebab UCAPAN itu menjerumuskannya ke dalam api neraka yang jauhnya antara timur dan barat (HR; Bukhari&Muslim).

Ikhwah..

Berapa banyak UCAPAN itu mengakibatkan kepedihan yang berkepanjangan, kalau seandainya ia diam tentu lebih baik baginya!

Rasulullah shallahu’alaihi wasallam bersabda:

Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah berbicara baik, atau hendaklah diam [HR; Bukhori&Muslim].

Seorang sahabat mulia ‘Abdullah bin Mas’ud- semoga Allah meridhainya- berpesan:

“! والذي لا إله إلا هو، ما على ظهر الأرض شيئ أحق لطول سجن من لسان “

Demi Dzat yang tidak ada sesembahan yang benar untuk di ibadahi kecuali Dia, tidak ada sesuatu di permukaan bumi ini yang paling pantas untuk dipenjara selamanya dari pada Lisan [Azzuhdu; Ahmad bin hanbal hal 162).

Dalam kesempatan lain tatkala ada seseorang yang minta di nasehati, beliau- IBNU MAS’UD- berulang-ulang menasehatinya dengan perkataanya:

“ليسعك بيتك، واكفف لسانك، وابك على ذكر خطيئتك”

Lapangkan rumahmu, jaga lisanmu, dan tangisilah ketika teringat dosamu
[Shifatu Ash-Shafwah 1/158]

Di waktu lain berpesan:

“وإياك وفضول الكلام”

Hati-hati banyak bicara
[Ansaabu Al-Asyraaf; karya Al Balaadziri 11/228].

Semoga bermanfa’at

✍Nuruddin Abu Faynan Al-Makky

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button