Belajar Mensucikan Jiwa

Resume Kajian: 100 Hadits Landasan Hukum Bagi Wanita

بِسْــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْـــــمِ

🔊 : Ustadzah Arfah Ummu Faynan, Lc., MA
📍   : SMA Muhammadiyah 1 Garut
📆 : Rabu, 04 Jumadil Akhirah 1441 H/29 Januari 2020

Hadits No. 1
Salah satu hakmu adalah mempunyai tempat khusus untuk taklim, maka tuntutlah!

عَنْ أَبِيْ سَعِيْدٍ الْخُدْرِيِّ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ: جَاءَتِ امْرَأَةٌ إِلَى رَسُوْلِ اللهِ ﷺ، فَقَالَتْ: يَا رَسُوْلَ اللهِ، ذَهَبَ الرِّجَالُ بِحَدِيْثِكَ فَاجْعَلْ لَنَا مِنْ نَفْسِكَ يَوْمًا نَأْتِيْكَ فِيْهِ، تُعَلِّمُنَا مِمَّا عَلَّمَكَ اللهُ، قَالَ: اجْتَمِعْنَ فِيْ يَوْمِ كَذَا وَكَذَا، فَاجْتَمَعْنَ، فَأَتَاهُنَّ رَسُوْلُ اللهِ ﷺ فَعَلَّمَهُنَّ مِمَّا عَلَّمَهُ اللهُ، ثُمَّ قَالَ: مَا مِنْكُنَّ مِنِ امْرَأَةٍ تُقَدِّمُ بَيْنَ يَدَيْهَا مِنْ وَلَدِهَا ثَلَاثَةً، إِلَّا كَانُوْا لَهَا حِجَابًا مِنَ النَّارِ. فَقَالَتِ امْرَأَةٌ: وَاثْنَيْنِ، وَاثْنَيْنِ، وَاثْنَيْنِ؟ قَقَالَ رَسُوْلُ اللهِ ﷺ: وَاثْنَيْنِ، وَاثْنَيْنِ، وَاثْنَيْنِ.. (متفق عليه)

Seorang wanita menemui Rasulullah ﷺ lalu berkata, “Wahai Rasulullah, para lelaki telah biasa datang untuk mendengarkan nasihat-nasihatmu. Untuk itu sisihkanlah untuk kami satu hari, sehingga kami bisa bermajelis denganmu, engkau bisa mengajari kami sebagian ilmu yang telah Allah ajarkan kepadamu.“ Nabi ﷺ bersabda, “Berkumpullah kalian pada hari ini dan itu.” Para wanita pun telah berkumpul lalu Rasulullah ﷺ mendatangi mereka dan mengajarkan ilmu yang telah Allah ajarkan kepada beliau. Beliau bersabda, “Tidak ada seorang wanita pun di antara kalian yang ditinggal mati oleh tiga orang anaknya kecuali mereka akan menjadi penghalang baginya dari api Neraka.” Seorang wanita berkata, “Bagaimana kalau dua anak, dua anak, dua anak?” Rasulullah ﷺ menjawab, “Dan juga dua anak, dua anak, dua anak.“
(Muttafaq ‘Alaih: dikeluarkan oleh Al-Bukhari, Muslim, dan An-Nasa’i)

📌 Penjelasan Hadits

Keutamaan menuntut ilmu syar’i

Rasulullah biasa mengajar laki-laki dan perempuan tetapi karena perempuan hanya duduk di belakang, sehingga suara Rasulullah tidak terdengar atau kurang jelas, maka para shahabiyah (sahabat perempuan) meminta waktu khusus untuk taklim. Rasulullah pun langsung memenuhi permintaan mereka.

Apakah boleh Wanita mengadakan majelis taklim khusus?

Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Munajjid hafidzahullah pernah ditanya, “Apakah boleh bagi wanita mengadakan kumpulan di majelis, di masjid, atau tempat khusus?” Lalu Syaikh menjawab, “Tidak ada yang melarang.”

Syaikh Ibrahim Al-Ruhailiy hafidzahullah pun menanggapi perihal wanita mengadakan majelis taklim, beliau berkata “Tidak mengapa selama bukan majelis riba. Baik majelis itu di masjid atau di satu rumah. Bahkan ini perkara yang disyariatkan, bahkan para wanita telah meminta majelis khusus bagi wanita yang jauh dari laki-laki. Rasulullah memenuhi keinginan para wanita yang ingin belajar, lalu menentukan harinya, dan datang untuk mengajarkan ilmu kepada mereka.”

Bagaimana bila pematerinya wanita?
Boleh, seperti kita tahu Aisyah radhiallahu ‘anha merupakan wanita yang diambil ilmunya. Dengan syarat bila pematerinya wanita maka jama’ahnya pun wanita, majelis wanita berkumpul dalam rangka belajar.

Untuk apa wanita menuntut ilmu syar’i?
1⃣ Menghilangkan kebodohan
2⃣ Menuntut ilmu yang benar
3⃣ Melahirkan generasi yang berdasarkan syariat islam yang shahih

📌 Faidah Hadits
1. Bolehnya mengkhususkan hari-hari tertentu untuk wanita belajar tentang agama, dan belajarnya tidak bersama laki-laki.

2. Wanita tidak boleh berdesak-desakan atau bercampur-baur dengan laki-laki, meskipun dalam urusan menuntut ilmu agama.

Rasulullah sangat memperhatikan ikhtilat (campur baur antara lelaki dan perempuan).

Syubhat tentang Thawaf
Bagaimana saat Thawaf, saat Thawaf pun berikhtilat dan memungkinkan berdesak-desakan dengan laki-laki? Apakah saat Thawaf tidak berlaku hukum ikhtilat?
Tetap berlaku hukum ikhtilat! Maka ketika thawaf kita harus berusaha untuk berada di sekitar perempuan lagi atau kita bersama mahram, dan berusaha semaksimal mungkin untuk tidak berdesak-desakan dengan laki-laki.

3. Haramnya campur baur antara laki- laki dan perempuan (ikhtilat).

4. Islam sangat memperhatikan perbedaan antara perempuan dan laki-laki dalam praktik pengajaran karena bisa jadi tidak cocok pembahasannya.

Contoh pembahasan tentang haid, keputihan, dan lain-lain yang membuat malu wanita karena merupakan hal-hal yang khusus bagi wanita.

5. Wanita itu istimewa dengan rasa malunya.

Apalagi di hadapan ajnabi (orang asing atau bukan mahram). Maka hendaklah diperhatikan hal-hal khusus bagi wanita.

6. Rasulullah mengabulkan permintaan para wanita.

Hal ini menunjukan bahwa Islam sangat memperhatikan pendidikan/pengajaran agama bagi wanita.

7. Motivasi bagi wanita agar bersabar ketika kehilangan anak/ditinggal mati anak, sehingga Rasul memberikan kabar gembira bahwa anak bisa menjadi tameng dari neraka, dan balasannya adalah surga.

8. Anak-anak kaum muslimin yang meninggal, mereka menjadi penghuni surga, serta mereka menjadi sebab orang tuanya masuk surga, bersama orang tuanya masuk surga.

Apakah perbedaan antara anak-anak orang kafir dengan anak-anak orang muslim?

Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam bersabda:

كُلُّ مَوْلُوْدٍ يُوْلَدُ عَلَى الْفِطْرَةِ، فَأَبَوَاهُ يُهَوِّدَانِهِ أَوْ يُنَصِّرَانِهِ أَوْ يُمَجِّسَانِهِ

“Setiap anak itu lahir dalam keadaan fitrah (beragama Islam), maka orang tuanyalah yang merubahnya menjadi Yahudi, Nasrani, atau Majusi.” (HR. Bukhari)

Dengan demikian anak-anak orang kafir yang meninggal mereka masuk surga karena mereka anak-anak, tetapi mereka tidak bisa mengajak orang tuanya masuk surga.

9. Semangatnya para shahabiyah (sahabat wanita) untuk mempelajari ilmu agama.

Bolehkah semangat belajar ilmu dunia?
Boleh, selama tidak melanggar syariat.

Siapa itu Sahabat?
Sahabat adalah orang yang bertemu dan beriman kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Maka Abu Jahal dan Abu lahab, meski mereka bertemu Rasulullah, tetapi mereka tidak beriman kepada Rasulullah, jadi mereka bukanlah sahabat.

Apakah Imam Abu Hanifah, Imam Ahmad, dan Imam lainnya adalah sabahat?
Bukan, mereka bukan sahabat meskipun beriman kepada Rasulullah, karena mereka tidak bertemu dengan Rasulullah, mereka disebut pengikut Rasulullah.

10. Bolehnya wanita bertanya kepada laki-laki yang berilmu yang bisa menjaga dirinya.

Maksudnya adalah ustadz yang takut kepada Allah. Ada yang mengaku ustadz, tapi tidak takut kepada Allah, contoh yang sering berbagi ilmu agama tapi sebenarnya dirinya genit kepada wanita. Maka tidak boleh sembarangan bertanya kepada ustadz.

Apa yang boleh ditanyakan?
Yang ditanyakan adalah urusan agama, khususnya hal yang sulit dan bertanyalah sewajarnya.

—-
Hadits No. 2
Tundukkanlah jiwamu agar patuh kepada kalam Allah dan sabda Rasul-Nya, jangan jadikan akalmu sebagai standar bagi hukum-hukum syar’i

عَنْ أَبِيْ سَعِيْدٍ الْخُدْرِيِّ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ:خَرَجَ رَسُوْلُ اللهِ ﷺ فِيْ أَضْحَى أَوْ فِطْرٍ إِلَى الْمُصَلَّى، فَمَرَّ عَلَى النِّسَاء،ِ فَقَالَ: يَا مَعْشَرَ النِّسَاءِ تَصَدَّقْنَ فَإِنِّيْ أُرِيْتُكُنَّ أَكْثَرَ أَهْلِ النَّارِ. فَقُلْنَ: وَبِمَ يَا رَسُوْلَ اللهِ؟ قَالَ تُكْثِرْنَ اللَّعْنَ، وَتَكْفُرْنَ الْعَشِيْرَ، مَا رَأَيْتُ مِنْ نَاقِصَاتِ عَقْلٍ وَدِيْنٍ أَذْهَبَ لِلُبِّ الرَّجُلِ الْحَازِمِ مِنْ إِحْدَاكُنَّ، قُلْنَ: وَمَا نُقْصَانُ دِيْنِنَا وَعَقْلِنَا يَا رَسُولَ اللهِ؟ قَالَ أَلَيْسَ شَهَادَةُ الْمَرْأَةِ مِثْلَ نِصْفِ شَهَادَةِ الرَّجُلِ؟ قُلْنَ: بَلَى، قَالَ: فَذَلِكِ مِنْ نُقْصَانِ عَقْلِهَا، أَلَيْسَ إِذَا حَاضَتْ لَمْ تُصَلِّ وَلَمْ تَصُمْ؟ قُلْنَ: بَلَى، قَالَ: فَذَلِكِ مِنْ نُقْصَانِ دِيْنِهَا.. (متفق عليه)

Dari Abu Sa’id Al-Khudri dia berkata, “Rasulullah ﷺ keluar pada hari raya ‘Idul Adha atau ‘Idul Fitri menuju mushalla (tanah lapang). Saat melewati para wanita, beliau bersabda, “Wahai para wanita, bersedekahlah kalian, karena telah diperlihatkan kepadaku bahwa kalianlah golongan yang paling banyak menghuni Neraka.” Para wanita itu bertanya, “Apakah sebabnya wahai Rasulullah?” beliau menjawab: “Kalian banyak melaknat dan mengingkari pemberian suami. Aku tidak pernah melihat orang-orang yang kurang akal dan agamanya yang mampu menghilangkan akal seorang laki-laki yang kuat selain kalian, wahai para wanita.” Mereka bertanya, “Apa kekurangan agama dan akal kami wahai Rasulullah?” Beliau menjawab: “Bukankah kesaksian seorang wanita itu separuh dari kesaksian seorang laki-laki?” Kami menjawab, “Benar.” Beliau bersabda: “Itulah kekurangan akalnya, dan bukankah jika sedang haid dia tidak mengerjakan shalat dan tidak berpuasa?” Mereka menjawab, “Benar.” Beliau bersabda: “Itulah kekurangan agamanya.” (Muttafaq ‘Alaih: dikeluarkan oleh Al-Bukhari, Muslim, An-Nasa’i, dan Ibnu Majah)

📌 Penjelasan Hadits
🔖 Sunnah bersedekah
Sedekah salah satu sebab penghalang masuk neraka dan menghapuskan dosa.
Kebaikan-kebaikan itu menghapus keburukan.
Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,

إِنَّ الْحَسَنَاتِ يُذْهِبْنَ السَّيِّئَاتِ

“Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan (dosa) perbuatan-perbuatan yang buruk.” (QS. Hud : 114)

Keburukan wanita adalah banyak mencela, melaknat, dan mengingkari kebaikan suami, maka wanita harus banyak bersedekah untuk menghapus dosa tersebut.

🔖 Penyebab terbesar banyak Wanita menjadi penghuni Neraka karena banyak melaknat kebaikan suami
Laknat adalah mendoakan orang lain untuk celaka.
Contoh: mendoakan orang lain masuk neraka (dicabut kasih sayang dari Allah.)

🔖 Hadits ini menunjukan tidak bolehnya melaknat, kecuali yang pantas melaknat (Allah).

Siapa saja yang pantas mendapat laknat?
Allah melaknat wanita yang mencukur alis dan minta dicukur alisnya, atau mentato alisnya, dan menyambung rambut atau minta disambung rambut, termasuk menyambung bulu mata.

Rasulullah shallallahu‘alaihi wasallam bersabda,

لَعَنَ اللَّهُ الوَاصِلَةَ وَالمُسْتَوْصِلَةَ، وَالوَاشِمَةَ وَالمُسْتَوْشِمَةَ

“Allah melaknat wanita yang menyambung rambut dan yang minta disambung rambutnya, wanita yang membuat tato dan yang minta dibuat tato untuknya.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah dan Ibnu Umar radhiyallahu ’anhum)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam juga bersabda,

لَعَنَ اللَّهُ الْوَاشِمَاتِ وَالْمُسْتَوْشِمَاتِ وَالنَّامِصَاتِ وَالْمُتَنَمِّصَاتِ وَالْمُتَفَلِّجَاتِ لِلْحُسْنِ الْمُغَيِّرَاتِ خَلْقَ اللَّهِ

“Allah melaknat wanita yang mentato dan wanita yang minta ditato, yang mencukur alis dan yang minta dicukur alisnya, serta yang merenggangkan giginya untuk kecantikan, yang merubah ciptaan Allah.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim dari Ibnu Mas’ud radhiyallahu ’anhu)

🔖 Kita tidak boleh melaknat tapi harus mendoakan yang baik.
Dalil lainnya, Tidak boleh mengingkari kebaikan orang lain.

Dari Jabir bin Abdillah Al Ansahary, ia berkata, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ صُنِعَ إِلَيْهِ مَعْرْوُفٌ فَلْيُجْزِئْهُ، فَإِنْ لَمْ يُجْزِئْهُ فَلْيُثْنِ عَلَيْهِ؛ فَإِنَّهُ إِذَا أَثْنَى عَلَيْهِ فَقَدْ شَكَرَهُ، وَإِنْ كَتَمَهُ فَقَدْ كَفَرَهُ، وَمَنْ تَحَلَّى بَمَا لَمْ يُعْطَ، فَكَأَنَّمَا لَبِسَ ثَوْبَيْ زُوْرٍ

“Siapa yang memperoleh kebaikan dari orang lain, hendaknya dia membalasnya. Jika tidak menemukan sesuatu untuk membalasnya, hendaklah dia memuji orang tersebut, karena jika dia memujinya maka dia telah mensyukurinya. Jika dia menyembunyikannya, berarti dia telah mengingkari kebaikannya. Seorang yang berhias terhadap suatu (kebaikan) yang tidak dia kerjakan atau miliki, seakan-akan ia memakai dua helai pakaian kepalsuan.” (HR. Tirmidzi)

🔖 Hadits ini juga menunjukkan Keheranan Rasulullah kepada Wanita.

Laki-laki yang kuat bisa luluh melihat istri yang menangis.
Tipu daya wanita itu kuat dibanding setan, kalau setan dibacakan ayat kursi, setan langsung berlari.
Wanita yang tidak shalehah bisa memutarbalikkan keadaan, yang salah bisa menjadi benar.

🔖 Wanita memiliki kekurangan akal dan agama

📌 Faidah Hadits 

1. Disunnahkan menghadiri shalat Idul Fitri dan Idul Adha di tanah lapang dengan tetap wajib menutup aurat.

2. Motivasi untuk para wanita agar banyak bersedekah.

3. Sedekah merupakan sebab perlindungan dari api neraka.

4. Diantara metode mendidik wanita adalah dengan menasehati mereka.

Agar jangan melakukan suatu maksiat dan jangan terus-menerus melakukan maksiat tersebut, dan menyebutkan kesalahannya agar tidak mengulangi kesalahan yang sama.

5. Boleh memberikan peringatan keras secara umum, bukan secara khusus yang menunjuk kepada individu tertentu.

6. Penghuni Neraka terbanyak adalah kaum wanita.

7. Diantara sebab terbesar banyaknya wanita masuk Neraka adalah karena banyak melaknat dan mengingkari kebaikan suami.

8. Urgensi mendidik wanita agar mereka memperhatikan adab berbicara dan berinteraksi sehingga mereka tidak terjerumus ke dalam mengingkari kebaikan suami dan banyak melaknat.

Perlakukanlah suami sebagai pemimpin, maka istri hanya perlu diam, tidak boleh menyakiti suaminya. Perlakukan suami dengan baik, seperti halnya seorang pegawai kepada bos atau pemimpinnya.

🔖 Dalil seorang istri yang menyakiti suaminya dilaknat (didoakan agar dijauhkan dari rahmat Allah) oleh istri suami di kalangan bidadari

Di dalam hadits shahih disebutkan:

عَنْ مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: لاَ تُؤْذِي امْرَأَةٌ زَوْجَهَا فِي الدُّنْيَا، إِلاَّ قَالَتْ زَوْجَتُهُ مِنَ الحُورِ العِينِ: لاَ تُؤْذِيهِ، قَاتَلَكِ اللَّهُ، فَإِنَّمَا هُوَ عِنْدَكَ دَخِيلٌ يُوشِكُ أَنْ يُفَارِقَكِ إِلَيْنَا

Dari Mu’adz bin Jabal, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda, “Tidaklah seorang istri menyakiti suaminya di dunia, melainkan istrinya dari kalangan bidadari akan berkata, “Janganlah engkau menyakitinya, semoga Allâh memusuhimu. Dia (sang suami) hanyalah tamu di sisimu, hampir saja ia akan meninggalkanmu menuju kepada kami.” (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah)

9. Wanita kurang akal dan kurang agama, tetapi kekurangan ini adalah secara fitrah bukan hal yang tercela.

Kenapa wanita disebut Kurang Akal

🔖 Persaksian satu orang laki-laki sama dengan persaksian dua orang perempuan

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,

وَاسْتَشْهِدُوا شَهِيدَيْنِ مِنْ رِّجَالِكُمْ ۖ فَإِنْ لَّمْ يَكُونَا رَجُلَيْنِ فَرَجُلٌ وَّامْرَأَتَانِ مِمَّنْ تَرْضَوْنَ مِنَ الشُّهَدَاءِ أَنْ تَضِلَّ إِحْدَاهُمَا فَتُذَكِّرَ إِحْدَاهُمَا الْأُخْرَىٰ

“Dan persaksikanlah dengan dua orang saksi dari orang-orang lelaki (di antaramu). Jika tak ada dua orang lelaki, maka (boleh) seorang lelaki dan dua orang perempuan dari saksi-saksi yang kamu ridhai, supaya jika seorang lupa maka yang seorang mengingatkannya.” (QS. Al-Baqarah : 282)

🔖 Perasaan lebih besar dibanding akal

Contohnya seorang wanita ketika menghadapi orang yang bersalah, bisa merubah membelanya karena perasaannya lebih mendominasi daripada akalnya, dia kasihan kepada orang tersebut.

Kenapa wanita disebut Kurang Agama?
Seorang wanita tidak bisa shalat dan puasa ketika haid dan nifas tapi hal ini tidak tercela, karena Allah telah takdirkan hal ini kepada wanita.

10. Kedua kekurangan ini tidak menunjukkan lemahnya kemampuan seorang wanita dari segala sisi.

Bahkan dalam hadits di atas disebutkan bahwa wanita mampu menghilangkan akal seorang laki-laki yang kuat.

11. Akal ini bisa bertambah dan berkurang, seperti halnya Iman.

Ketika wanita itu diciptakan, kondisinya berbeda-beda, namun secara umum akalnya kurang, yakni bahwa perasaan wanita lebih mendominasi daripada akalnya.

12. Wanita itu meskipun banyak pengetahuannya tapi bagaimanapun akalnya tidak akan pernah sempurna.

Tidak sempurna akal maksudnya perasaan lebih mendominasi daripada akal.
Contoh wanita merasakan sakit saat hamil dan melahirkan, orang yang berakal tidak mau merasakan sakit untuk kedua kalinya atau kesekian kalinya, tapi wanita mampu berkali-kali merasakan sakit saat hamil dan melahirkan, ini disebabkan karena wanita mendahulukan perasaan kasih sayangnya daripada akalnya yang menolak rasa sakit.

13. Orang yang mengingkari kekurangan wanita itu artinya menolak hadits Nabi.

14. Agamanya wanita bisa bertambah dan berkurang.

Kapan bertambah? Ketika banyak melakukan ketaatan.
Kapan berkurang? Ketika banyak melakukan kemaksiatan atau ketika meninggalkan ketaatan.

Contoh ketika haid karena tidak banyak melakukan kebaikan, maka iman terasa berkurang. Oleh karena itu, ketika haid jangan sampai kosong dari dzikrullah, boleh membaca Al-Quran dengan menggunakan penghalang seperti kain atau kaos tangan, atau membaca Al-Qur’an di HP.

15. Wanita haid tidak boleh shalat dan puasa sampai dia suci.

Yang wajib diqadha (diganti) adalah puasa, sedangkan shalat tidak ada qadhanya.

16. Diantara gambaran tentang kurangnya akalnya wanita adalah persaksian seorang wanita adalah setengah dari persaksian seorang laki-laki.*

Ini bukan gambaran menyeluruh, ini hanyalah salah satu contoh.


Semoga Allah senantiasa memberikan hidayah taufik kepada kita untuk selalu semangat menuntut ilmu dan bisa mengamalkan ilmu yang telah kita dapatkan aamiin

*🌸 Muslimah Ibnul Qayyim 🌸*

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button