Membina Keluarga

PROBLEMATIKA KEHIDUPAN (26): PROBLEM KESEPULUH – PERCERAIAN (2)

PROBLEM KESEPULUH: PERCERAIAN
#Bagian 2

diantara PENYEBAB PERCERAIAN

1- Setiap pasangan pasutri tidak melaksanakan hak pasangannya.

Sungguh Allah telah memerintahkan masing-masing pasangan untuk mempergauli pasangannya dengan baik

وَعَاشِرُوهُنَّ بِالْمَعْرُوفِ فَإِنْ كَرِهْتُمُوهُنَّ فَعَسَى أَنْ تَكْرَهُوا شَيْئًا وَيَجْعَلَ اللَّهُ فِيهِ خَيْرًا كَثِيرًا

“Dan bergaullah dengan mereka secara patut. Kemudian bila kamu tidak menyukai mereka, (maka bersabarlah) karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak.” [ Surat An Nisa: 19].

2- Mudah melafazhkan kata cerai tanpa memperhatikan akibatnya.

3- Adanya beberapa perkumpulan disatu tempat yang tidak dipisah antara laki-laki dan perempuan.

Walaupun dalam satu keluarga karena disana ada saudara dari pihak suami dan pihak istri-istri mereka dan sebagian kerabat mereka, sehingga campur baur ini menyalakan api kecemburuan dan akibat yang tidak terpuji.
4- Wanita tidak komitmen dalam berhijab

Sehingga menumbuhkan keraguan antara pasutri dan hati laki-laki menjadi tertarik kepada yang bukan istri mereka, lalu membanding-bandingkan antara yang mereka lihat dan antara istri mereka.

5- Ucapan kasar salah satu pasangan kepada pasangan lainnya.

6- Adanya perusak rumah tangga.

Mereka masuk ke dalam kehidupan rumah tangga untuk merusak antara pasutri.

Demikian semoga bermanfaat.

✍ Ustdz Nuruddin Abu Faynan, hafizhahullah.
📚 Disarikan dari Kitab “Musykilāt min Al-Hayāt” hal 140-142, Karya Dr. Sa’ad Nashir Asy-Syatsry hafizhahullāh.

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also
Close
Back to top button