Belajar Adab

DELAPAN KAIDAH MENUNTUT ILMU (3)

By. Ustadz Nuruddin Abu Faynan

KAIDAH KEDUA : MEMAHAMI IMAN DAN HUKUM

Ilmu yang pertama kali yang wajib dipelajari adalah Fiqih iman atau tauhid, dan Fiqih Ahkam atau memahami hukum syari’at.

Tujuan kita menuntut ilmu itu bukan karena dzatnya, akan tetapi karena tujuan yang lain,
▪Yaitu selamat pada hari kiamat ketika bertemu Allah dalam keadaan aqidah yang benar dan ibadah yang benar, dan mempelajari kedua ilmu ini adalah fardhu ‘ain karena kedua-duanya berhubungan dengan taklief; yaitu setiap manusia dibebani untuk beriman, dan dibebani untuk beramal.

Karena jika tidak mempelajari yang hukumnya fardu ‘ain sebagai contohnya adalah memahami hukum.

▪Bagaimana seorang muslim bisa mengikuti Rasulullah dalam ibadahnya, shalatnya, shaumnya dan ibadah hajinya kalau tanpa memahami hukum?

▪Bagaimana seorang muslim bisa mengeluarkan zakatnya apabila termasuk orang kaya?

Jadi tujuan mempelajari fiqih itu adalah untuk di praktekkan bukan hanya teori .

Oleh karena itu setiap individu wajib untuk mempelajari fiqih sebelum mempelajari ilmu-ilmu yang lain seperti ilmu hadist, ilmu usul fiqh dan ilmu-ilmu sarana yang lain yang hukumnya fardu kifayah yang tidak diwajibkan kepada setiap individu.

▪Begitupula, bagaimana anda bisa membenahi iman anda, jika tidak mempelajari iman?

Padahal anda nanti pada hari kiamat tidak ada satu amalanpun yang diterima darimu kecuali setelah aqidahmu selamat dan benar.

Oleh karena itu wajib mempelajari tauhid, Yaitu memahami iman.

▪Ulama salaf menamai iman dengan tauhid, diambil dari hadits nabi tatkala Nabi mengutus Muadz ke Yaman untuk mengajari mereka Islam,
Nabi berpesan kepada Muadz :
“Bahwasanya anda akan mendatangi sekelompok dari ahli kitab, maka yang pertama kali anda dakwahkan kepada mereka agar mereka mentauhidkan Allah..” jika demikian iman itu adalah tauhid. Lalu apabila mereka telah memahami iman maka hendaklah anda memberitahukan kepada mereka bahwa Allah telah mewajibkan kepada mereka 5 kali shalat dalam sehari semalam”, dari sini setelah memahami iman mulai memahami hukum.

▪Fiqih dalam istilah Nabi, apabila secara umum meliputi kedua fiqih bersama-sama yaitu fiqih iman dan fiqih hukum atau meliputi tauhid dan fiqih.

Maka Dalil yang menganjurkan kaum muslimin untuk tafaqquh (memahami agama) atau menyanjung kepada ahli fiqih yaitu fiqih dengan arti yang luas meliputi dua fiqih yaitu fiqih iman dan fiqih hukum.

Semoga bermanfaat.

Disarikan dari buku: ” Barnaamij ‘Amaly Lil Mutafaqqihin” karya Abi ‘Aashim ‘Abdul ‘Aziz bin ‘Abdul Fattah Al-Qaari.

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button